Peningkatan Kewaspadaan Santri terhadap Nyeri Perut Akut melalui Edukasi Kesehatan di Pondok Pesantren Daarus sunnah Wangon
DOI:
https://doi.org/10.20884/63zmbe35Kata Kunci:
Nyeri perut akut, Santri, Edukasi kesehatan, Deteksi dini, ApendicitisAbstrak
Nyeri perut akut pada remaja perlu mendapat perhatian karena dapat merupakan tanda kondisi yang membutuhkan pemeriksaan medis segera, termasuk appendicitis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan santri dalam mengenali nyeri perut akut, tanda bahaya appendicitis, serta mendorong pelaporan dan pemeriksaan dini. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Darussunnah Wangon, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dengan sasaran 104 santri Madrasah Aliyah. Metode kegiatan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui pre-test, penyuluhan kesehatan menggunakan media visual, post-test, serta diskusi dan tanya jawab. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pengetahuan awal peserta pada pre-test mencapai 72% jawaban benar, sedangkan setelah penyuluhan seluruh peserta mencapai 100% jawaban benar pada post-test. Edukasi kesehatan dapat meningkatkan pemahaman santri mengenai kewaspadaan nyeri perut akut dan pentingnya pelaporan dini
Unduhan Hari Ini
📥 1 unduhan
dari 1 IP berbeda · angka sementara; finalnya ditetapkan setelah tengah malam (kebijakan COUNTER)
Referensi
A_Z
