Pengolahan Limbah Air Cucian Beras Sebagai Pupuk Organik Cair Untuk Pertanian Ramah Lingkungan Di Desa Weton Wetan  

Penulis

  • Krisna Yoga Aditama Penulis
  • Salsabila Ar-Roshida Penulis
  • Biandra Finnes Sasmita Penulis
  • Ridho Hafied Adrizal Penulis
  • Miracya Nainggolan Penulis
  • Hilmi Al Hazmi Hidaya Penulis
  • Monika Siti Nur Aida Penulis
  • Aulia Setyo Sukmawati Penulis
  • Mochammad Abdul Mu’thi Sani Penulis
  • Insi Ahyaina Lu’lu Thaina Penulis
  • Azmi Rozan Qurrotuaini Penulis
  • Rizqi Yanuar Pauzi Universitas Jenderal Soedirman image/svg+xml Penulis

DOI:

https://doi.org/10.20884/4t3txd56

Kata Kunci:

Air cucian beras, EM4, Fermentasi, Limbah rumah tangga, Pupuk organik cair

Abstrak

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dan mengajarkan cara sederhana mengolah limbah rumah tangga, khususnya air cucian beras, menjadi pupuk organik cair (POC) yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman sekaligus ramah lingkungan. Bertempat di Desa Weton Wetan, sosialisasi dan demonstrasi ini diikuti oleh 14 warga yang antusias mempelajari proses pembuatan POC menggunakan bahan mudah didapat seperti air cucian beras, EM4, dan molase. Melalui metode ceramah, demonstrasi, serta diskusi interaktif, warga dibimbing mulai dari pemahaman dasar hingga tahap fermentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memahami dengan baik manfaat POC serta teknik pembuatannya, dan mampu menerapkannya secara mandiri. POC yang dihasilkan memiliki ciri khas aroma fermentasi alami dan terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman, terutama pada jumlah daun dan tinggi tanaman. Selain itu, penggunaan POC membantu memperbaiki kualitas tanah serta mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia. Implikasinya, kegiatan ini tidak hanya memberi pengetahuan praktis kepada warga, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara produktif untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Dengan memanfaatkan bahan yang tersedia di sekitar, warga diharapkan mampu menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan hasil tanaman mereka.

📥 2 unduhan

dari 2 IP berbeda · angka sementara; finalnya ditetapkan setelah tengah malam (kebijakan COUNTER)

Referensi

Amir, N., Palmasari, B., Gusmiatun, G., Batubara, M. M., Paridawati, I. & Marlina, N., 2022. Penyuluhan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Untuk Pupuk Organik Cair (POC) di RT. 28 RW. 007 Kelurahan Silaberanti Kecamatan Jakabaring Kota Palembang. Suluh Abdi, 4(1), pp.42-47.

Meriatna, M., Suryati, S. & Fahri, A., 2018. Pengaruh Waktu Fermentasi dan Volume Bio Aktivator EM4 (Effective Microorganisme) Pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari Limbah Buah-Buahan. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 7(1), pp.13-29.

Mindhayani, I., 2022. Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair pada Kelompok Petani Kota. Jurnal Berdaya Mandiri, 4(1), pp.808-819.

Nur, T., Noor, A. R. & Elma, M., 2016. Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Sampah Organik Rumah Tangga dengan Bioaktivator EM4 (Effective microorganisms). Konversi, 5(2), pp.5-12.

Jusuf, H., Hafid, R. & Syaputra, E. M., 2023. Pemanfaatan Limbah Batang Pisang Sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering, 4(1), pp.1-8.

Saputri, I., 2021. Analisis NPK Pupuk Organik Cair dari berbagai Jenis Air Cucian Beras dengan Metode Fermentasi yang Berbeda. Jurnal Agrotech, 11(1), pp.36-42.

Widyabudiningsih, D., Troskialina, L., Fauziah, S., Shalihatunnisa, S., Riniati, R., Djenar, N. S., Hulupi, M., Indrawati, L., Fauzan, A. & Abdilah, F., 2021. Pembuatan dan Pengujian Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit Buah-Buahan dengan Penambahan Bioaktivator EM4 dan Variasi Waktu Fermentasi. Indonesian Journal of Chemical Analysis (IJCA), 4(1), pp.30-39.

Yanti, S., Ibrahim, I., Masrullita, M. & Muhammad, M., 2022. Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Sayuran dengan Menggunakan Bioaktivator EM4. Jurnal Teknologi Kimia Unimal, 11(2), pp.267-279.

Diterbitkan

2026-08-27

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama