Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kesehatan Strata 1 Mengenai Program DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang)

Authors

  • Nurina Mayasari Jenderal Soedirman University image/svg+xml Author
  • Athifa Raihanna Author
  • Hening Pratiwi Author
  • Vitis Vini Fera Ratna Utami Author
  • Masita Wulandari Suryoputri Author

DOI:

https://doi.org/10.20884/sjccp.150

Keywords:

Dagusibu; tingkat pengetahuan; ilmu kesehatan; mahasiswa; farmasi

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan obat yang rasional merupakan bagian penting dalam pelayanan kesehatan. Program Dagusibu (dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan obat yang benar. Mahasiswa kesehatan sebagai calon tenaga kesehatan diharapkan memiliki pengetahuan yang baik mengenai program ini.

Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Strata 1 Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman mengenai Dagusibu serta menganalisis perbedaan tingkat pengetahuan antar jurusan.

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 239 mahasiswa semester 7 dari lima jurusan, yaitu Farmasi, Keperawatan, Ilmu Gizi, Kesehatan Masyarakat, serta Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, yang dipilih menggunakan  proportionate quota sampling . Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square.

Hasil Penelitian: Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki tingkat pengetahuan Dagusibu pada kategori cukup, yaitu 43,5%. Berdasarkan pada aspek Dagusibu, tingkat pengetahuan mahasiswa pada aspek dapatkan berada pada kategori kurang (47,3%). Pada aspek gunakan, berada pada kategori baik (38,9%). Pada aspek simpan berada pada kategori cukup 38,9%, dan aspek buang berada pada kategori kurang 40,6%. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya perbedaan tingkat pengetahuan Dagusibu yang signifikan antar Program Studi (p< 0,0001).

Kesimpulan: Mahasiswa Program Studi Farmasi memiliki tingkat pengetahuan tertinggi, diikuti oleh Ilmu Gizi, Keperawatan, Kesehatan Masyarakat, dan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Perbedaan ini menunjukkan bahwa variasi kurikulum dan paparan materi kefarmasian berpotensi memengaruhi tingkat pemahaman mahasiswa terhadap program Dagusibu.

References

Arikunto. (2019). Prosedur Penelitian Arikunto 2019. Rineka Cipta. https://www.scribd.com/document/730847656/buku-Arikunto-2019

Damayanti, T. (2020). Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang DAGUSIBU di Desa Suka Bandung Kecamatan Pino Raya Kabupaten Bengkulu Selatan. Jurnal Ilmiah Pharmacy, 7(1), 8–18. https://doi.org/10.52161/jiphar.v7i1.97

Fabio, S., & Kartiko, D. C. (2022). Tingkat Aktivitas Fisik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Pada Masa Pandemi. Jurnal Pendidikan Olahraga Dan Kesehatan, 10(1), 13–18.

Fathan, M. F. N. U., Meiana, M. D. A., & Viona, V. S. A. (2025). Gambaran Pengetahuan Masyarakat dalam Mengelola Obat Sisa, Obat Rusak, dan Obat Kedaluwarsa di RW 03 Kelurahan Kranji Bekasi Barat Periode Maret-Mei 2025.. Jurnal Farmasi IKIFA, 4(3), 138–148.

Fauzi, A., Puspitasari, C. E., & Turisia, N. A. (2022). Penyuluhan DAGUSIBU sebagai upaya peningkatan pengetahuan masyarakat Desa Sukadana Lombok Tengah terkait penggunaan dan pengelolaan obat yang rasional menggunakan metode CBIA. INDRA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 24–27. https://doi.org/10.29303/indra.v3i1.150

Gea, A., Rahman, A., & Adam, H. (2025). Hubungan Antara Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Kesehatan Mental Pada Mahasiswa FKM Unsrat. KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi, 14(3). https://doi.org/10.35790/kesmas.v14i3.62777

Keijsers, C. J. P. W., Brouwers, J. R. B. J., de Wildt, D. J., Custers, E. J. F. M., Ten Cate, O. T. J., Hazen, A. C. M., & Jansen, P. A. F. (2014). A comparison of medical and pharmacy students’ knowledge and skills of pharmacology and pharmacotherapy. British Journal of Clinical Pharmacology, 78(4), 781–788. https://doi.org/10.1111/bcp.12396

Kemenkes RI. (2020). Pedoman Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat). Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kemenkes RI. Google Docs. https://drive.google.com/file/u/2/d/1LA4V9-cyizZTrY1Pum1ZW55Wg5sbUKE9/view?usp=drive_link&usp=embed_facebook

Manalu, Y. R. B., Karim, D., & Dewi, W. N. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Mahasiswa FKp-UNRI Terhadap Pertolongan Pertama Cedera Pada Anggota Keluarga. JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa, 2(1), 53–61. https://doi.org/10.57218/jkj.Vol2.Iss1.669

Pratama, T. H. P., Yusniasari, P. A., Imamah, H. N., Andini, S. P., Madania, S. S., Sahara, N. S., Ofanti, H. S., Hilyatunnisa, F., Tassya, N. I., Ghina, M. K., Larasati, N. S., Rahmawati, S., Silvia, C. A., & Zairina, E. (2023). Profil Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat terkait DAGUSIBU Obat yang Digunakan di Rumah Tangga di Surabaya. Jurnal Farmasi Komunitas, 10(2), 183–188. https://doi.org/10.20473/jfk.v10i2.42464

Rambe, R., Gultom, E., Rani, Z., Harahap, Y., & Ginting, O. (2023). Edukasi dan Penyuluhan Kesehatan Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat dan Khitanan Massal Masyarakat Desa Marendal II. Jukeshum: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3, 310–315. https://doi.org/10.51771/jukeshum.v3i2.656

Rumi, A., Parumpu, F. A., & Wulandari, S. (2022). Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Kesehatan tentang DAGUSIBU Obat di Universitas Tadulako Sulawesi Tengah. PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 832–840. https://doi.org/10.31004/prepotif.v6i1.3786

Sariasih, I. (2021). Tingkat Pengetahuan Dagusibu Obat Pada Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram Tahun 2020. Unram Medical Journal, 10, 429–434. https://doi.org/10.29303/jku.v10i2.532

Savira, M., Ramadhani, F. A., Nadhirah, U., Lailis, S. R., Ramadhan, E. G., Febriani, K., Patamani, M. Y., Savitri, D. R., Awang, M. R., Hapsari, M. W., Rohmah, N. N., Ghifari, A. S., Majid, M. D. A., Duka, F. G., & Nugraheni, G. (2020). Praktik Penyimpanan dan Pembuangan Obat dalam Keluarga. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 38–47. https://doi.org/10.20473/jfk.v7i2.21804

Susetyo, E., Agustin, E. D., Hanuni, H., Chasanah, R. A., Lestari, E. Y. D., Rana, R., Leo, Y. A. L., Rizqulloh, Z. A., Meldaviati, G., Fardha, J., Febriansyah, F., Susanto, D. P. M., Sholikah, F., & Pristianty, L. (2020). Profil Pengetahuan Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember terhadap Penggunaan Obat Antasida. Jurnal Farmasi Komunitas, 7(2), 48–55. https://doi.org/10.20473/jfk.v7i2.21805

Widyastiwi, W., Rahmawati, R., Ramdanawati, L., & Roseno, M. (2023). Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pasien Glaukoma tentang Beyond Use Date (BUD) Obat Tetes Mata di Rumah Sakit di Bandung. Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 8, 1547–1556. https://doi.org/10.37874/ms.v8i4.76

Downloads

Published

2026-08-25