PENGELOLAAN LAHAN PERTANIAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN DI DESA KUTASARI KECAMATAN BATURADEN, BANYUMAS

Penulis

  • Taufik Walinono Penulis
  • Simbar Sulanjari Susanto Penulis
  • Maulidi Firlandiana Universitas Jenderal Soedirman image/svg+xml Penulis
  • Hanim Rahayuani Ratnaningsih Penulis
  • Tyas Puspita Oktaviani Penulis
  • Joko Maryanto Penulis
  • Purwandaru Widyasunu Penulis
  • Hana Hanifa Penulis
  • Tamad Penulis
  • Kharisun Penulis
  • Prasmadji Sulistyanto Penulis
  • Ruly Eko Kusuma Kurniawan Penulis

DOI:

https://doi.org/10.20884/vcny9c74

Kata Kunci:

Pestisida Nabati, Partisipasi Petani, Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur Berkah

Abstrak

Desa Kutasari, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas merupakan kawasan pertanian yang memiliki potensi sumber daya lahan yang tinggi. Namun, pengelolaan lahan pertanian masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum optimalnya pemanfaatan bahan organik, rendahnya penerapan teknik konservasi tanah dan air, serta terbatasnya penggunaan teknologi pertanian berkelanjutan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Makmur Berkah melalui penerapan praktik pertanian berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan peserta secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi permasalahan, sosialisasi, diskusi, praktik lapangan, hingga evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, terutama dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) berbahan limbah organik rumah tangga, penerapan mulsa jerami untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus menekan pertumbuhan gulma, serta pembuatan pestisida nabati berbahan dasar bawang putih sebagai alternatif pengendalian hama yang ramah lingkungan. Selain itu, peserta semakin memahami pentingnya konservasi tanah dan air serta berkomitmen untuk menerapkan sistem rotasi tanaman dan tumpangsari sebagai bagian dari praktik budidaya berkelanjutan. Sebagai tindak lanjut, dibentuk tim kecil di tingkat KWT yang bertugas mengembangkan produksi POC dan pestisida nabati secara mandiri. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa integrasi pengetahuan lokal dengan inovasi teknologi sederhana merupakan strategi yang efektif untuk meningkatkan kapasitas petani, mendukung produktivitas pertanian, serta menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

📥 1 unduhan

dari 1 IP berbeda · angka sementara; finalnya ditetapkan setelah tengah malam (kebijakan COUNTER)

Unduhan

Statistik unduhan belum tersedia untuk artikel ini.

Referensi

Azami, Y. S. S., Nurlaela, S., & Euriga, E. (2025). Pendampingan Kelompok Tani Kawasan Perkotaan Berbasis PAR dalam Kegiatan Pengelolaan Sampah Organik. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1), 98–108. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i1.1034

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bayumas. 2022. Baturraden dalam Angka 2022.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bayumas. 2024. Baturraden dalam Angka 2024.

Majidah, N. F., Bahri, S., Munir, M., & Faizah, H. (2025). Pengaruh Pupuk Organik Cair Limbah Ampas Tahu dan Kulit Pisang Kepok terhadap Hasil Tanaman Bawang Dayak ( Eleutherine palmifolia L .) pada Hidroponik Sistem DFT. Thesis: UIN Sunan Ampel. Surabaya.

Maryanti, E., Wulandareka, M., Putri, J., Simanjuntak, G. O., Cahayani, A., Maqbul, M., & Hevio, F. (2024). Pemanfaatan Limbah Kulit Bawang Merah dan Kulit Bawang Putih sebagai Pestisida Nabati pada Desa Tapak Gedung, Kabupaten Kepahiang. Dharma Raflesia Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 22(01), 93–106.

Nurnawati, A. A., Hala, D. M., Poleuleng, A. B., & Attar, A. F. Z. F. (2025). Analisis Kandungan Hara Pupuk Organik Cair Ramah Lingkungan Berbasis Daun Kelor dan Daun Singkong Tanpa EM4. AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian, 10(1), 5. https://doi.org/10.35329/agrovital.v10i1.6119

Nursani, N., Lestari, R. H., Amaliah, R., & Arisandi, S. (2023). Respon Pemberian Pupuk Organik Cair Bonggol Pisang dan Ampas Tahu Terhadap Pertumbuhan Tanaman Rumput Odot (Pennisetum purpureum cv.mott). Buletin Peternakan Tropis, 4(2), 143–147. https://doi.org/10.31186/bpt.4.2.143-147

Rachma, N., & Umam, A. . (2020). Evaluasi Penerapan Sistem Pertanian Organik di Desa Sukamanah. Jurnal Agroekonomi, 8, 33–45.

Rizky, R., Jalaluddin, J., Ishak, I., Nurlaila, R., & Hakim, L. (2022). Pembuatan Pestisida Nabati Dari Bawang Putih Dengan Penambahan Sabun Cuci Piring. Chemical Engineering Journal Storage (CEJS), 2(1), 12–22. https://doi.org/10.29103/cejs.v2i1.4599

Sabaruddin. (2021). Aplikasi Pestisida Nabati Bawang putih (Allium sativum L.) Untuk Pengendalian hama ulat grayak (Spodoptera litura) pada tanaman cabai (Capsicum annum L). Jurnal Agroekoteknologi Tropika Lembab, 3(2), 121–126.

Saenong, M. S. (2017). Tumbuhan Indonesia Potensial sebagai Insektisida Nabati untuk Mengendalikan Hama Kumbang Bubuk Jagung (Sitophilus spp.). Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pertanian, 35(3), 131. https://doi.org/10.21082/jp3.v35n3.2016.p131-142

Yunus, E. Y., Hamdana, A. K., Wicaksono, Y., Zunaidi, B. S., & Arliansyah, A. A. (2022). Pendayagunaan Limbah Kulit Bawang Merah sebagai Bahan Pembuatan Pestisida Organik pada Desa Sekarkare. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 3(1), 216–219.

Diterbitkan

2026-08-20

Cara Mengutip

Walinono, T., Susanto, S. S., Firlandiana, M., Ratnaningsih, H. R., Oktaviani, T. P., Maryanto, J., Widyasunu, P., Hanifa, H., Tamad, Kharisun, Sulistyanto, P., & Kusuma Kurniawan, R. E. (2026). PENGELOLAAN LAHAN PERTANIAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI TANAMAN DI DESA KUTASARI KECAMATAN BATURADEN, BANYUMAS. Jurnal PETANI, 1(1), 1-9. https://doi.org/10.20884/vcny9c74