POLITIK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI DESA KALIURIP, KABUPATEN BANYUMAS

Penulis

  • Taufan Bintang Sejati Universitas Jenderal Soedirman image/svg+xml Penulis
  • Titis Perdani Penulis
  • Bowo Sugiarto Penulis

DOI:

https://doi.org/10.20884/pvqkkr86

Kata Kunci:

pemberdayaan masyarakat, plts, asymmetric power relations, pseudo-empowerment, desa mandiri energi

Abstrak

Penelitian ini mengkaji dinamika pemberdayaan masyarakat dalam pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Kaliurip, Kabupaten Banyumas, sebagai upaya mendukung terwujudnya desa mandiri energi dan penguatan ketahanan pangan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dan pendekatan studi kasus, penelitian ini menganalisis relasi aktor, tata kelola aset, dan kapasitas kelembagaan desa dalam pengelolaan PLTS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun masyarakat memperoleh pelatihan teknis dan dilibatkan dalam operasional harian, pemberdayaan yang terjadi masih bersifat semu (pseudo-empowerment). Status PLTS sebagai aset kabupaten menyebabkan desa tidak memiliki kewenangan untuk melakukan perbaikan ketika terjadi kerusakan, sehingga muncul ketergantungan struktural dan lambatnya respons penanganan teknis. Analisis aktor juga memperlihatkan adanya asymmetric power relations, di mana Dinas Pertanian memegang otoritas tertinggi sebagai pemilik aset, sementara kelompok tani hanya berperan sebagai pengguna tanpa kewenangan pengambilan keputusan. Hambatan tata kelola, koordinasi lintas instansi, serta lemahnya struktur kelembagaan desa menjadi faktor utama yang membatasi efektivitas pemanfaatan PLTS. Penelitian ini menegaskan perlunya redistribusi kewenangan, penguatan kapasitas lokal, dan perbaikan struktur tata kelola agar PLTS benar-benar menjadi instrumen pemberdayaan dan pendukung ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Referensi

Afriansyah, A., Mustanir, A., Faried, A. I., Mursalat, A., Kusnadi, I. H., Fauzan, R., et al. (2023). Pengertian Dan Konsep Pemberdayaan Masyarakat. Pemberdayaan Masyarakat. Padang, Sumatera Barat: PT Global Eksekutif Teknologi, 4-10 . www.globaleksekutifteknologi.co.id. Ahmed, N. Z. (2017). Cash Transfers During Urban Crises. International Institute for Environment and Development", 17-19.

http://www.jstor.org/stable/resrep02645

Albrecht, J. (1988). Towards a Theory of Participation in Architecture: An Examination of Humanistic Planning Theories. Journal of Architectural Education (1984-), 42(1), 24–31. https://doi.org/10.2307/1424997

Baharuddin, S. A. (1986). Perspektif Strukturalisme Dalam Sosiologi. Universiti Kebangsaan Malaysia, http://eprints.um.edu.my/658/1/Perspektif_strukturalisme_dalam_sosi ologi_shamsul_amri_baharuddin.pdf.

Christens, B. D. (2013). In Search of Powerful Empowerment. Health Education Research, 28(3), http://www.jstor.org/stable/45111084

Cook, Sarah & Macaulay, S. (1997). How To Improve Your Customer Service: Kiat Meningkatkan Pelayanan Bagi Pelanggan. 12-27. Jakarta. PT Gramedia Pustaka Utama.

(1996).Perfect Empowerment: All You Need to Get it Right First Time.

41-47. Arrow.

Creswell, J. W. (2008) Research Design Pendekatan Kualitatif, Kualitatif dan Mixed, Edisi Ketiga (Bandung : Pustaka Belajar)

Denis, D., Windarta, J., Prihantoko, K. E., Miraj, F. R., dan Rahman, G. (2024).Penerapan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Pada Kelompok Usaha Bersama Rumput Laut Di Desa Kemujan Karimunjawa. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan 5, no. 1: 1–13. doi:10.14710/jebt.2024.20515.

Hadi, N. T., Muslim, M. P., Gusti, K. W., & Prasetyo, R. T. (2025). Pemberdayaan masyarakat berbasis energi surya untuk mendukung desa cerdas energi dan meningkatkan kesejahteraan. Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS), 8(3), 765–777. https://doi.org/10.33474/jipemas.v8i3.24287

Ife, J. W. (1995). Community development: Creating community alternatives-Vision, analysis and practice. Australia. Longman : 29.

Imelda, Henriete, dan Soejachmoen, M. H. (2023). “Determined Contribution ( NDC ).” Indonesia Research Institute for Decarbonization,17. https://irid.or.id/publication/.

Febriani Irma, M., & Gusmira, E. (2024). Tingginya kenaikan suhu akibat peningkatan emisi gas rumah kaca di Indonesia [High temperature rise due to increased greenhouse gas emissions in Indonesia]. JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan, 2(1), 26-27.

https://doi.org/10.30631/jssit.v2i1.49

Lahope, G. (2024). Implementasi kebijakan energi nasional (KEN) Indonesia menuju 23% target bauran energi baru terbarukan (EBT) 2025. Jurnal Darma Agung, 32(1), 124–135. https://doi.org/10.46930/ojsuda.v32i1.3945

Maani, K. D. (2011). Teori ACTORS dalam pemberdayaan masyarakat. Jurnal Demokrasi, 10(1), 53–66. Pusat Kajian Civics, Fakultas Ilmu-Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang. https://media.neliti.com/media/publications/242140-teori-actors-dalam-pemberdayaan-masyarak-ac3d6590.pdf

Maqdliyan, R. (2022). Determinan Implementasi Akuntansi Akrual Terhadap Akuntabilitas Sektor Publik: Pendekatan Teori Institusional , Jurnal Wawasan Manajemen" Vol 10 No. 3, 200

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2010). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Pristiandaru, D. L., & Utomo, A. P. (2022). Mandiri Energi Dari Desa Banyumas: Kala Sang Surya Ikut Mengairi Sawah Petani. Kompas.Com,.https://regional.kompas.com/read/2022/07/01/191501 378/mandiri-energi-dari-desa-banyumas-kala-sang-surya-ikut-mengairi-sawah?page=all.

Samidjo, J., & Suharso, Y. (2017). Memahami pemanasan global dan perubahan iklim. Pawiyatan, 24(2), 36–46. https://e-journal.ivet.ac.id/index.php/pawiyatan/article/view/549

Siahaan, V. R. (2020). Politik lingkungan Indonesia: Teori dan studi kasus.

Jakarta. Universitas Kristen Indonesia. UKI Press : 133.

Sianipar, Jordan, R., Januar, R. R., dan Silalahi, S. D. C. (2024) Analisis Pemetaan Potensi Dan Realisasi Energi Baru Terbarukan (EBT) Dengan Pemodelan Determinan Konsumsi Dan Metode Grouping Analysis EBT Di Indonesia. Jurnal Energi Baru Dan Terbarukan 5, no. 2 (July 31,): 30–49. doi:10.14710/jebt.2024.22970.

Strauss, A., & Corbin, J. (2003). Penelitian Kualitatif, Yogyakarta, Pustaka Pelajar

Stromquist, N. P. (2015). Women’s Empowerment and Education. European Journal of Education, 50(3), 307–324. https://www.jstor.org/stable/26609280

Sugiyono, (2015). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods),

Bandung. CV Aifabeta,

Winarsi, Sri, Nugraha, X., dan Wibisono, A. M. A. (2022) Pembangunan Desa Mandiri Energi Melalui BUM Desa: Upaya Mencapai Clean and Affordable Energy. Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional11,no.3:451–72. https://bisnis.tempo.co/read/1444723/menteri-esdm-pemanfaatan-ebt-pada-bauran-energi-nasional-baru-.

Setiawati, W. (2015), Penyusunan Standar Operating Procedures (SOP) Pada PT Sketsa Cipta Graha Di Surabaya, (2015). Jurnal Agora, 3(1), 519.

Yip, K. (2004). The Empowerment Model: A Critical Reflection of Empowerment in Chinese Culture. Social Work, 49(3), 479–487. http://www.jstor.org/stable/23721085

Diterbitkan

2026-04-03

Cara Mengutip

POLITIK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA DI DESA KALIURIP, KABUPATEN BANYUMAS. (2026). Jurnal Swara Politika, 14(1), 28-62. https://doi.org/10.20884/pvqkkr86

Artikel Serupa

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.